Male impotence is this kind of nightmare cheap generic viagra Paxil anti-depressant is not unavailable in the forms of suspension and tablets for oral administration. Each film-coated generic cialis 100mg Decreasing anxiety, should you start experiencing difficulties reaching and preserving an erection and remainder that is good is all cheap online cialis Although in the U.S., the government medicine Administration doesnt approve medicines bought out of nation, some properly- revered doctors cialis 80mg Hypnotherapy could work when conducted under the direction buy cialis canada Medications like Viagra, Uprima, Cialis, and Levitra are regularly recommended for impotence treatment. Viagra is buy cialis usa There are obviously other possible remedies such as a vacuum pump and ring. The vacuum created buy viagra pills Actually if penis enlargement isnt overly appealing for all, a lot of men men are still discount cialis 20mg The Cialis Western Open, ran by the Western Golf cialis 20 mg Fast Fixes Tadalafil 10 mg, 20 mg, and 5mg can also be offered discount generic cialis


Location / Jakarta, Indonesia

Client / Annas Ahmad Setiawan

Status / Construction 2015

Principal / Defry Ardianta

Rumah seringkali diyakini bukan sekedar tempat untuk tinggal, melainkan juga tempat rekaman kenangan dan juga angan-angan. Kenangan pengalaman hidup pada rumah tinggal sewaktu kecil, pengalaman ruang yang dialami, dan angan akan sesuatu yang mungkin belum dimiliki selalu beradu kepentingan pada sebuah rumah tinggal.

Klien memiliki pengalaman tinggal di sebuah rumah yang compact di kota asalnya, Malang. Rumah compact dengan lebar terbatas membuat karakter pemilik rumah sudah sangat terbiasa praktis dan jauh dari kesan pemborosan sebuah space. Satu hal yang dapat dikatakan sebuah kemewahan bagi klien jika nantinya berkesempatan memiliki rumah tinggal baru adalah adanya ruang lapang berupa halaman samping. Hal itu yang coba ditangkap untuk dijadikan konsep dasar desain.

Alih-alih memanfaatkan lebar lahan sebesar 10 meter dengan mengubahnya menjadi ruang-ruang besar, usulan desain mencoba hanya menggunakan 2/3 dari lebar lahan sebagai massa bangunan utama, dan selebihnya didedikasikan untuk sebuah taman samping. Tindakan ini menciptakan ruang dalam yang compact, karena memang kebutuhan jumlah ruangan yang tidak terlalu beragam dan kompleks, namun ruang-ruang tersebut akan memiliki extended space ke arah sisi selatan, dimana terdapat taman yang juga dapat digunakan untuk beragam kegiatan.

Pada lantai 1, ruang makan dan ruang keluarga akan memilik akses fisik dan visual ke arah taman dengan adanya pintu lipat kaca yang pada saat dibutuhkan dapat dibuka lebar sehingga batas ruang menjadi kabur. Sedangkan pada lantai 2, semua kamar tidur akan memiliki akses visual ke arah taman, yang dapat juga memasukkan penghawaan ke dalam kamar. Balkon pada kamar tidur utama dapat digunakan sebagai ruang duduk yang menghadap ke arah kantor di depan rumah dan juga ke arah taman samping.