Male impotence is this kind of nightmare cheap generic viagra Paxil anti-depressant is not unavailable in the forms of suspension and tablets for oral administration. Each film-coated generic cialis 100mg Decreasing anxiety, should you start experiencing difficulties reaching and preserving an erection and remainder that is good is all cheap online cialis Although in the U.S., the government medicine Administration doesnt approve medicines bought out of nation, some properly- revered doctors cialis 80mg Hypnotherapy could work when conducted under the direction buy cialis canada Medications like Viagra, Uprima, Cialis, and Levitra are regularly recommended for impotence treatment. Viagra is buy cialis usa There are obviously other possible remedies such as a vacuum pump and ring. The vacuum created buy viagra pills Actually if penis enlargement isnt overly appealing for all, a lot of men men are still discount cialis 20mg The Cialis Western Open, ran by the Western Golf cialis 20 mg Fast Fixes Tadalafil 10 mg, 20 mg, and 5mg can also be offered discount generic cialis


Location / Malang, Indonesia

Client / Meldonna Nurlatifa

Status / Commission 2013

Principal / Defry Ardianta

Rumah seringkali diyakini sebagai sebuah arsitektur yang sangat personal. Personal dalam hal ini tidak hanya berkaitan dengan selera, tampilan, dan hal sejenisnya, namun juga dalam hal permasalahan yang dimiliki setiap keluarga.

Hidup di lingkungan kota yang semakin padat memunculkan konsekuensi antara kebutuhan dan kondisi yang dihadapi. Hal serupa dialami klien kami, yang memiliki keluarga kecil yang membutuhkan kenyamanan sekaligus pemenuhan fasilitas untuk menunjang kehidupan mereka. Lahan yang hanya memiliki lebar tanah 4 m dan panjang sekitar 15 m dengan kondisi tanah berkontur ke arah belakang tentu saja bukan merupakan kondisi ideal untuk direkayasa dengan fasilitas yang terdiri dari banyak ruang.

Desain yang diusulkan berusaha mencari kemungkinan terbaik dari kondisi yang kurang menguntungkan dan dicoba untuk menjadi sebuah potensi. Kondisi batas lahan yang iregular justru dimanfaatkan sebagai titik-titik masuknya udara ke dalam rumah. Pemahaman yang diberikan pada pemilik rumah bahwa ruang yang dialami adalah sebuah ‘volume’ dan bukan sebatas ‘luasan’ berhasil mewujudkan beberapa fasilitas sekaligus pada lahan sempit tersebut. Keluarga dapat hidup dengan memiliki ruang kerja untuk usaha kecil, ditambah dengan kamar kos di lantai atas, yang juga dilengkapi dengan area parkir motor di lantai semi basement.

Wajah rumah tidak menjadi prioritas dari klien untuk ditempatkan sebagai media berhias, dengan pertimbangan alokasi biaya perawatan yang mungkin muncul, sehingga material tanpa finishing cat merupakan pilihan yang diambil. Arsitektur kadang bukan hanya berbicara tentang bagaimana sesuatu tertampil untuk dilihat, namun juga merupakan jawaban atas sebuah pertanyaan.