principals

  • defry agatha ardianta

    Studied architecture in Surabaya and Bandung since 1999 to 2009, and worked as lecturer in ITS since 2006. When he was a child, he crazy about drawing, and now he learn about design and all designed things. He is currently studying about creativity in design process, and has a lot of questions about how the brain works. He believes that architecture is just one of miraculous things that created by mysterious side of human brain. 

    Belajar arsitektur di Surabaya dan Bandung mulai tahun 1999 sampai dengan 2009 dan bekerja sebagai pengajar di ITS sejak tahun 2006. Sejak kecil sangat menggilai dunia menggambar, dan sekarang gemar mempelajari dunia desain dan segala sesuatu yang terdesain. Saat ini dia sedang belajar tentang kreativitas dalam proses desain, dan memiliki banyak pertanyaan tentang cara kerja otak. Dia percaya arsitektur hanyalah salah satu benda ajaib yang tercipta oleh sisi misterius otak manusia. 

    e: agathadefry@ordesarsitektur.com
    t & i : @agathadefry

  • endy yudho prasetyo

    Graduated from Institut Teknologi Sepuluh Nopember in 2007, He became a member of lecturer on the following year. Having deep interest in conceptual architecture and its manifestation has led him to lead an experimental architecture studio from 2014 which emphasis on critical thinking on architecture as a conceptual matter. He believe an architecture should be border-less between concept and materialization. Currently He begin his research on theoretical approach toward architecture as a conceptual matter. Co-founding ordes arsitektur would be his action to furthermore decline the boundary between academic and practice in architecture.

    Lulus dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember tahun 2007, Ia menjadi staff pengajar pada tahun berikutnya. Minat yang mendalam dalam arsitektur konseptual dan manifestasinya telah membawa ia memimpin studio arsitektur eksperimental dari 2014 yang menekankan pada pemikiran kritis pada arsitektur sebagai masalah konseptual. Dia menolak untuk percaya adanya batas antara konsep dan perwujudan dalam arsitektur. Saat ini ia memulai penelitian tentang pendekatan teoritis terhadap arsitektur sebagai masalah konseptual. Mendirikan ordes arsitektur adalah tindakan nyata untuk lebih jauh membaurkan batas antara akademis dan praktek dalam arsitektur.

    e: endy_yudho_prasetyo@ordesarsitektur.com
    t: @endy_y_prasetyo

    architects

  • tiara kartika rini

    Finished her bachelor degree in Architecture at Institut Teknologi Sepuluh Nopember on 2014 and be one of our teams since. Instead of her childhood dream, being an Architect was an out-of-the-blue choice and still do. She believes in two things, that architecture can be used as a tool to improve lives and good architecture doesn’t always result in a building.

     

    Menyelesaikan gelar sarjana Arsitektur di Institut Teknologi Sepuluh Nopember pada 2014 dan bergabung di ordes arsitektur sejak saat itu. Alih-alih menjalani mimpi masa kecilnya, menjadi seorang Arsitek adalah pilihan spontan dan masih melakukannya sampai saat ini. Dia percaya pada dua hal, arsitektur yang dapat digunakan sebagai alat untuk meningkatkan kehidupan dan arsitektur yang baik tidak selalu menghasilkan sebuah bangunan.

    e: tiaraarsitektur@gmail.com

    • haris widi pratama

      Worked for Ordes Arsitektur before he graduated from his bachelor’s degree in 2016. Fascinated with everything that related with digital and literacy matters. He believes that digital world will provide a greater opportunity to widen and to deepen the architecture or the world of the design it self. He has a big dream to sees the other side of the earth, and at the present time He tried to tackle his side goal’s, reading 50 books in a year.

       

      Bekerja di Ordes Arsitektur sebelum kelulusan sarjananya pada tahun 2016. Mengagumi segala hal yang berhubungan dengan digital dan literasi. Dia percaya jika dunia digital akan menawarkan banyak peluang untuk melebarkan dan memberikan kedalaman pada arsitektur atau dunia desain. Dia memiliki sebuah mimpi besar untuk melihat bumi dari sisi lainnya, dan sekarang mencoba untuk mencabai tujuan sampingannya, membaca 50 buku dalam setahun.

      e: harizrz@gmail.com

      • diky apriargo

        Studied architecture in Surabaya since 2011 to 2015. Passionate in color, words, and instrumental music. Recently concerning on diagrams and narratives as representation of mind’s equation

         

        Belajar arsitektur di Surabaya sejak tahun 2011 hingga 2015. Memiliki minat terhadap warna, kata-kata, dan musik instrumental. Sekarang menaruh perhatian pada diagram dan narasi sebagai perwakilan dari persamaan yang ada di pikiran.

        e: apriargodiky@gmail.com

        • kadek ary wicaksana

          A Balinese who made the biggest decision of his life in 2012 to leave his safety enclosure and study architecture in Surabaya. He is a movie fanatic who has always been interested in complex urban problems and currently passionate in learning computational architecture.

           

          Orang Bali yang membuat keputusan terbesarnya pada hidupnya pada tahun 2012 untuk meninggalkan batasan kenyamanannya dan belajar arsitektur di Surabaya. Dia adalah seorang fanatik film yang memiliki ketertarikan dalam permasalahan urban yang rumit dan sekarang memiliki minat untuk mempelajari arsitektur komputasional.

          e: wicaksana.kadek@gmail.com

          • engineering contributors

          • i putu andi artawan

            Studied architecture in Surabaya. He is an expert in building engineering and construction drawing. He contribute in several ordes arsitektur projects.

            Belajar arsitektur di Surabaya. dia merupakan tenaga ahli gambar konstruksi dan berkontribusi dalam beberapa pekerjaan ordes arsitektur

            • data iranata

              He obtained his Ph.D degree in Taiwan in the field of structural and construction. He is currently working as a lecturer at department of Civil Engineering ITS Surabaya. Data is a structural expert in some of ordes arsitektur projetcs

              Meraih gelar Ph.D di Taiwan dalam bidang struktur dan konstruksi. saat ini dia bekerja sebagai pengajar di Jurusan Teknik Sipil ITS Surabaya. Data adalah tenaga ahli struktur di beberapa proyek yang dikerjakan ordes.